HNS 2026 | Huawei dan Sejumlah Asosiasi Industri Luncurkan “Xinghe AI Full-Scope Security Campus Technical White Paper”

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAIRO, 2 Mei, 2026 /PRNewswire/ — Di ajang Huawei Network Summit 2026 (HNS 2026) yang baru saja berlangsung di Kairo, Huawei bersama sejumlah asosiasi industri meluncurkan "Xinghe AI Full-Scope Security Campus Technical White Paper".

Untuk pertama kalinya, laporan (white paper) ini memperkenalkan empat pilar utama dalam keamanan jaringan kampus, yakni konektivitas, aset, ruang (spasial), dan privasi. Dengan keempat pilar ini, pihak terkait dapat membangun arsitektur keamanan lengkap dengan sistem perlindungan berlapis. Pendekatan tersebut menandai babak baru dalam keamanan jaringan kampus berbasiskan AI—beralih dari single-point defense menuju kesadaran menyeluruh dan perlindungan cerdas yang proaktif.

The launch ceremony of the white paper
The launch ceremony of the white paper

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan ini juga menyajikan pendekatan sistematis dalam membangun arsitektur teknologi keamanan terpadu, sekaligus kerangka kerja lengkap yang pertama di dunia untuk keamanan jaringan kampus.

"Keamanan merupakan fondasi utama dalam jaringan kampus berbasiskan AI," ujar Ricky Zhu, Vice President, Campus Network Domain, Huawei Data Communication Product Line. "Dengan mengintegrasikan ranah digital dan fisik, Huawei menghadirkan sistem perlindungan berlapis dalam seluruh aspek—konektivitas, aset, ruang, dan privasi. Pendekatan ini menggeser sistem keamanan dari pertahanan reaktif menjadi kesadaran proaktif dan perlindungan cerdas."

Sejumlah keunggulan dari empat dimensi utama dalam keamanan jaringan kampus:

  • Keamanan konektivitas: Dari sisi jaringan nirkabel, teknologi Wi-Fi Shield milik Huawei menghilangkan risiko penyadapan paket data pada lapisan fisik. Dari sisi jaringan kabel, kombinasi MACsec terpadu dan Post-Quantum Cryptography (PQC) memberikan perlindungan jangka panjang terhadap transmisi data, termasuk di era komputasi kuantum.
  • Keamanan aset: Jumlah dumb terminals yang semakin marak ditemui di sektor pemerintahan dan keuangan memperbesar risiko serangan jaringan. Solusi Huawei menggunakan teknologi identifikasi berbasiskan klaster untuk mengenali perangkat tersebut dengan akurasi hingga 95%. Dilengkapi fitur deteksi anomali perilaku perangkat dan analisis lokal pada switch, sistem ini mampu mendeteksi anomali trafik dalam hitungan detik dan memblokirnya secara proaktif guna mencegah intrusi jaringan dan pergerakan lateral. Hal tersebut menghasilkan visibilitas dan pengendalian terminal yang bebas dari akses tanpa izin dan pemalsuan identitas jaringan (spoofing).
  • Keamanan spasial: Teknologi Wi-Fi channel state information (CSI) Huawei mampu mendeteksi kondisi keamanan ruang melalui satu access point (AP) nirkabel sehingga mencegah akses tanpa izin untuk area sensitif. Teknologi ini menganalisis pola gangguan sinyal tanpa mengakses data pribadi demi menjaga privasi pengguna.
  • Keamanan privasi: Di ruang rapat, kamar hotel, atau area sensitif lainnya, metode konvensional untuk mendeteksi kamera tersembunyi sering kali kurang efektif. Huawei menghadirkan AP iGuard untuk mendeteksi kamera tersembunyi dengan tiga keunggulan utama: cakupan deteksi menyeluruh, akurasi tinggi, dan pemantauan 24 jam, guna melindungi kerahasiaan bisnis dan privasi pribadi.

Ke depan, Huawei akan terus berkolaborasi dengan pelanggan dan asosiasi industri untuk menerapkan indikator teknis utama dari laporan ini di berbagai sektor. Langkah tersebut dapat mendorong pengembangan jaringan kampus yang aman dan cerdas secara berkelanjutan.

Informasi selengkapnya mengenai laporan ini: https://e.huawei.com/en/documents/products/enterprise-network/c1d4f9aa8b514ac188db924a0cb237dd.

Berita Terkait

EDC dan EFA menandatangani Memorandum of Understanding untuk memperdalam hubungan perdagangan dan investasi Kanada-Australia
BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™
Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker
Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:17 WIB

EDC dan EFA menandatangani Memorandum of Understanding untuk memperdalam hubungan perdagangan dan investasi Kanada-Australia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Berita Terbaru