AS Sebut Presiden Suriah Bashar al-Assad Melarikan Diri karena Rusia Sudah Tertarik untuk Melindunginya

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 9 Desember 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Suriah Bashar al-Assad. (Instagram.com @syrianpresidency)

Presiden Suriah Bashar al-Assad. (Instagram.com @syrianpresidency)

JAZIRAHNEWS.COM – Presiden terpilih AS Donald Trump menyebut Presiden Suriah Bashar al-Assad melarikan diri karena Rusia sudah tidak tertarik untuk melindunginya.

Keberadaan Assad tidak diketahui setelah kelompok anti-rezim menguasai Ibu Kota Damaskus pada Minggu pagi.

Peristiwa itu terjadi hampir seminggu setelah kelompok anti-rezim menguasai Aleppo, kota besar di Suriah utara.

“Assad kabur. Dia telah meninggalkan negaranya. Pelindungnya;” kata Trump dalam sebuah unggahan di platform media sosialnya, Truth Social.

“Rusia yang dipimpin oleh Vladimir Putin, tidak tertarik lagi untuk melindunginya,” imbuh Trump.

“Tidak ada alasan bagi Rusia untuk berada di sana (Suriah) sejak awal.”

“Mereka kehilangan semua minat di Suriah karena Ukraina, tempat hampir 600.000 tentara Rusia terluka atau tewas.”

“Ddalam perang yang seharusnya tidak pernah dimulai, dan dapat berlangsung selamanya,” ujarnya, menambahkan.

Trump mengatakan bahwa perang Rusia di Ukraina telah melemahkan Rusia dan Iran.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Rusia dan Iran saat ini sedang dalam kondisi lemah, satu karena Ukraina dan ekonomi yang buruk.”

“Dan yang lainnya karena Israel dan keberhasilannya dalam pertempuran,” katanya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Pangannews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Bogorterkini.com dan Hallopresiden.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

160 Pembicara Global Hadir, Forum Umrah Madinah Tembus Rekor Partisipasi
Arab Saudi Perkenalkan Teknologi Baru Layanan Jemaah di Forum Umrah dan Ziarah
Lebih dari 50 Pakar Dunia Bahas Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci di Jeddah
Rencana Gaza Riviera Bocor, Rp1.642 Triliun Disiapkan Investor
Kematian Pangeran Tidur Saudi, Al-Waleed, Akhiri Penantian 20 Tahun
Tiongkok dan Rusia Tegaskan Komitmen Terhadap Stabilitas Timur Tengah
Prabowo Tampil di Barisan Depan dalam KTT BRICS Brasil
Israel Serang Iran, Trump Tak Peduli, Dunia Bisa Runtuh
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 19:52 WIB

160 Pembicara Global Hadir, Forum Umrah Madinah Tembus Rekor Partisipasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:32 WIB

Arab Saudi Perkenalkan Teknologi Baru Layanan Jemaah di Forum Umrah dan Ziarah

Senin, 10 November 2025 - 06:50 WIB

Lebih dari 50 Pakar Dunia Bahas Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci di Jeddah

Kamis, 4 September 2025 - 07:18 WIB

Rencana Gaza Riviera Bocor, Rp1.642 Triliun Disiapkan Investor

Senin, 21 Juli 2025 - 08:18 WIB

Kematian Pangeran Tidur Saudi, Al-Waleed, Akhiri Penantian 20 Tahun

Berita Terbaru