Pasukan Amerika Serikat Tak Diizinkan Injakkan Kaki di Jalur Gaza oleh Gerakan Perjuangan Palestina Hamas

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 9 Februari 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Hamas, Sami Abu Zuhri. (Dok. Ilkha)

Perwakilan Hamas, Sami Abu Zuhri. (Dok. Ilkha)

JAKARTA – Gerakan perjuangan Palestina Hamas menegaskan tak akan mengizinkan pasukan Amerika Serikat menginjakkan kakinya di Jalur Gaza.

Sambil mengharapkan bahwa ucapan Presiden Donald Trump soal pemindahan paksa warga Palestina ke luar Gaza “tidak serius”.

Selasa (4/2/2025) lalu, Trump menyatakan bahwa Gaza kini hanyalah “zona penghancuran” dan rakyat Palestina tak punya pilihan.

Sehingga ia berharap supaya Mesir dan Yordania mau menerima warga Palestina yang direlokasi dari Jalur Gaza.

Tak hanya itu, Trump juga menyatakan bahwa AS akan “mengambil alih” Gaza.

Dan bertanggung jawab atas pembangunan kembali wilayah kantong tersebut.

“Kami telah berjuang melawan penjajahan Palestina selama bertahun-tahun.”

“Tentu saja, kami tak akan mengizinkan suatu penjajahan baru,” ucap perwakilan Hamas Sami Abu Zuhri kepada harian pro-pemerintah Turki, Hurriyet, Sabtu (7/2/2025).

“Kami memandang pernyataan Trump tak adil dan menghina rakyat kami.”

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Kami tak akan mengizinkan tentara Trump memasuki Gaza dalam keadaan apapun,” kata Zuhri.

Untuk itu, Hamas mengusulkan pembentukan suatu aliansi untuk “menentang sikap Trump.

Dan mencegahnya dari berupaya mengontrol dan menyerang Gaza atas kehendaknya sendiri,” tutur perwakilan Hamas itu.

“Aliansi tersebut harus memberi pesan kepada Trump bahwa rakyat kawasan ini bukanlah properti.”

“Dan jika dia ingin melindungi kepentingan AS, dia harus menghormati kedaulatan dan hak-hak mereka,” kata Zuhri, menambahkan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Infoemiten.com 

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Kilasnews.com dan Terkinipost.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Hallosolo.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

160 Pembicara Global Hadir, Forum Umrah Madinah Tembus Rekor Partisipasi
Arab Saudi Perkenalkan Teknologi Baru Layanan Jemaah di Forum Umrah dan Ziarah
Lebih dari 50 Pakar Dunia Bahas Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci di Jeddah
Rencana Gaza Riviera Bocor, Rp1.642 Triliun Disiapkan Investor
Kematian Pangeran Tidur Saudi, Al-Waleed, Akhiri Penantian 20 Tahun
Tiongkok dan Rusia Tegaskan Komitmen Terhadap Stabilitas Timur Tengah
Prabowo Tampil di Barisan Depan dalam KTT BRICS Brasil
Israel Serang Iran, Trump Tak Peduli, Dunia Bisa Runtuh
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 19:52 WIB

160 Pembicara Global Hadir, Forum Umrah Madinah Tembus Rekor Partisipasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:32 WIB

Arab Saudi Perkenalkan Teknologi Baru Layanan Jemaah di Forum Umrah dan Ziarah

Senin, 10 November 2025 - 06:50 WIB

Lebih dari 50 Pakar Dunia Bahas Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci di Jeddah

Kamis, 4 September 2025 - 07:18 WIB

Rencana Gaza Riviera Bocor, Rp1.642 Triliun Disiapkan Investor

Senin, 21 Juli 2025 - 08:18 WIB

Kematian Pangeran Tidur Saudi, Al-Waleed, Akhiri Penantian 20 Tahun

Berita Terbaru